English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
by : Singo
SELAMAT TEKA NANG BLOG BERITA UPTODATE, SEMOGA INFO KARO BERITANE BISA NAMBAH WAWASAN KOE2 PADA

Wisata Lampung Bendungan Batutegi

Bendungan Batutegi terletak di Kabupaten Tanggamus, Lampung bendungan yang dibangun dengan dan dari APBN dan batuan Japan Bank For International Coorperation (JBIC)...

Gunakan Bocoran Langsung Dianulir

Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Taufik Yudi Mulyanto menegaskan, pihaknya tidak akan menolerir apabila adanya kebocoran soal ujian nasional. Siswa yang tertangkap tangan mendapatkan bocoran soal tidak bisa mengikuti ujian ulangan dan langsung dianulir...

Wisata Lampung Menara Siger

Merupakan icon Lampung dan sebagai titik nol jalan lintas Sumatera (pintu gerbang Pulau Sumatera). Dengan bentuk architecture crawn yang indah berwarna kuning, menara ini dapat dilihat dari jauh ketika kapal akan berlabuh di Pelabuhan Bakauheni baik pagi maupun malam hari dengan lampu sorot dan sekaligus..

Wisata Lampung Kalianda Resort

Kalianda Resort adalah salah satu lokasi wisata pantai yang dikelola Krakatau Lampung Tourism Development Corporation (KLTDC) di Merak Belantung, Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan kini tengah melakukan renovasi untuk membenahi berbagai fasilitasnya...

Briptu Norman Pindah ke Jakarta

Anggota Brimob Polda Gorontalo Briptu Norman Kamaru terus menuai apresiasi atas aksi menyanyinya yang tersebar luas melalui YouTube. Tak hanya mendapatkan tawaran rekaman, Norman juga menerima beasiswa untuk menempuh kuliah di Fakultas Hukum Universitas Bung Karno, Jakarta, secara gratis. Dengan banyaknya tawaran yang datang, muncul kabar bahwa ia akan dipindahtugaskan ke Jakarta...

Tampilkan postingan dengan label Teroris. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Teroris. Tampilkan semua postingan

Minggu, 12 Juni 2011

Densus 88 Menyita Wajan dan Pipa Paralon

SAMARINDA, Berita Uptodate — Densus 88 menyita laptop dan sebuah tas plastik berisi kabel, pipa paralon, serta wajan dalam penangkapan dua teroris di Jalan Mulawarman Desa Loa Duri, Kecamatan Loa Janan, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.
"Saya melihat orang-orang yang berpakaian serba hitam dan berkacamata yang semuanya membawa senjata laras panjang itu juga menyita sebuah laptop, telepon genggam, plastik berisi kabel, dan paralon, serta sebuah wajan yang di tengahnya berlubang dari rumah Juardi," kata Sujiono, seorang warga, yang mengaku menyaksikan penangkapan terduga teroris, Minggu (12/6/2011) dini hari.
Densus 88 Polri, Sabtu (11/6/2011), menangkap dua orang terduga teroris, yakni Juardi dan Faisal. Saat penangkapan, kata Sujiono, tidak terdengar adanya suara tembakan, tetapi warga sekitar sangat terkejut melihat kedatangan puluhan orang yang mengenakan rompi antipeluru dan membawa senjata laras panjang.
"Mereka menggunakan tiga mobil dan saat turun dari mobil, petugas itu langsung berpencar dan mengelilingi rumah Juardi. Kami kemudian diminta menjauh sehingga suasana saat itu sangat tegang karena baru kali ini kami melihat langsung Densus 88. Tidak terdengar suara tembakan, tapi Faisal terlihat sempat melawan saat akan dinaikkan ke mobil," ungkap Sujiono.
Warga lainnya, Jamilah, yang rumahnya persis berada di samping rumah Juardi, mengaku sangat terkejut melihat kedatangan puluhan orang sambil membawa senjata larang panjang tersebut.
"Saya biasanya hanya melihat di televisi dan baru saat ini melihat Densus 88," katanya.
Rumah yang digerebek Densus 88 tersebut, kata Jamilah, merupakan rumah milik Juardi yang selama ini dikenal sebagai tempat penggilingan daging.
"Selama ini Juardi berjualan bakso dan rumahnya juga digunakan sebagai tempat penggilingan daging. Kami hanya tahu, Faisal mengontrak dan juga membantu Juardi menjual pentol," katanya.
"Faisal kerap keluar rumah saat akan shalat, sedangkan istrinya menggunakan cadar dan hanya keluar saat berbelanja," kata Jamilah.
Warga mengaku tidak mengetahui secara pasti hubungan antara Juardi dan Faisal.
"Setahu kami, Faisal hanya ngontrak di rumah Juardi dan kami tidak tahu apakah ada hubungan keluarga di antara mereka. Tetapi, keduanya memang memiliki penampilan yang sama dan lebih banyak mengenakan sarung," ungkap warga lainnya, Sismadi.
Dari pantauan hingga Minggu dini hari, rumah Juardi yang terletak di Jalan Mulawarman No 17 RT 9 RW 4 Desa Loa Duri, Kecamatan Loajanan, terlihat gelap dan pintunya tertutup. Pada bagian depan rumah berbentuk toko tersebut terdapat papan bertuliskan "Penggilingan Daging Wahyu".
Sementara dua terduga teroris itu masih menjalani pemeriksaan intensif di Polsek Loa Janan. Menurut salah seorang sumber di kepolisian yang tidak ingin disebutkan jati dirinya, kedua terduga teroris itu akan langsung dibawa ke Jakarta pada Minggu pagi.
"Keduanya menjalani pemeriksaan di ruangan berbeda," kata seorang anggota Polsek Loa Janan.
www.tips-fb.com

Senin, 16 Mei 2011

Video Pelatiha Militer Teroris Terungkap Polisi

Irjen Pol Anton Bahrul Alam

JAKARTA, Berita Uptodate — Kepala Divisi Humas Polri Irjen Anton Bachrul Alam menyatakan, video terduga teroris Sigit Qurdowi dan kelompoknya yang tengah melakukan pelatihan militer diperoleh dari laptop sitaan polisi dalam penangkapan pelaku perusakan kios Alfamart di Cirebon.

"Pada saat mereka melakukan perusakan Alfamart, polisi sempat menyita laptop milik mereka. Nah, kami bisa ambil dari data itu. Kiami ambil dan sudah punyafile-nya. Laptop sudah dikembalikan. Kita cek hari itu, ternyata pelaku Syarif ada dalam video itu. Kurang lebih sepuluh orang dalam video itu," ujar Anton, Minggu (15/5/2011).Peristiwa perusakan itu terjadi pada September 2010. Dalam video itu terdapat salah satu adegan di mana Sigit Qurdowi tengah melatih para terduga teroris, salah satunya Syarif Astanagarif, yang merupakan pelaku bom bunuh diri di Masjid Adz Dzikro, Cirebon.
Dalam peristiwa perusakan Alfamart tersebut diketahui polisi menetapkan 11 orang yang diduga pelaku. Enam di antaranya ditetapkan sebagai tersangka dan lima lainnya masuk dalam daftar pencarian orang (DPO), termasuk Syarif.
Anton tidak menjelaskan mengapa sebagian orang dari video tersebut sejak 2010 belum berhasil diamankan kepolisian, termasuk Sigit dan Syarif. Apalagi keduanya beraksi kembali dalam teror bom di beberapa tempat.
Seperti yang diberitakan, Sigit Qurdowi merupakan terduga teroris yang tewas saat baku tembak di Jalan Pelajar Pejuang, Cemani, Solo, Jawa Tengah. Ia adalah pemimpin kelompok jaringan teroris Tauhid Wal Jihad yang melakukan serangkaian aksi teror di daerah Klaten, Jawa Tengah, ataupun di Cirebon, Jawa Barat.
Saat ini sementara dugaan polisi, kelompok tersebut terdiri atas 15 orang. Tiga di antaranya tewas, yaitu Syarif Astanagarif, Sigit Qurdowi, dan Hendro.
www.tips-fb.com

Free Download Film Panas

 
Pantau Jalur Mudik Lebaran paling Update di sini